Kamis, 04 September 2014

Etika Hendak Tidur

       
       Tidur adalah fitrah bagi manusia. Dengan tidur maka tubuh dan pikiran diberi kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan tenaga kembali. Namun sebagai manusia tidak akan pernah tau, apakah setelah tidur kita dapat bangun lagi atau apa yang terjadi pada kita, keluarga dan harta benda kita selama tidur ? Untuk itulah dalam tidur pun diperlukan adab atau etika dan juga doa-doa tertentu yang perlu kita amalkan agar tidur kita bernilai ibadah. 
     
      Agama islam mengatur tentang etika tidur yang baik, antara lain sebagai berikut : 

  1.  Memadamkan api sebelum tidur  
    Bila kita beranjak tidur, hendaknya memadamkan api terlebih dahulu untuk menghindari  kemungkinan bahaya atau resiko yang akan terjadi, berapa banyak rumah yang terbakar akibat lalai memadamkan api, karena api itu merupakan musuh kita, maka apabila kita hendak tidur padamkan lah api terlebih dahulu. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist Nabi SAW, 
"Dari Abu Musa al - Asy 'ari r.a berkata : pada suatu malam sebuah rumah penduduk Madinah terbakar, ketika peristiwa itu dikabarkan orang kepada Rasulullah SAW. beliau bersabda : Sesungguhnya api itu merupakan musuh kalian, oleh karena itu apabila kalian hendak tidur padamkan lah terlebih dahulu." ( H.R. Muttafaq'alaih ) 
  
     2.   Mengambil air wudhu dan berdoa sebelum tidur
  
     Ketika tidur tubuh hendaknya dalam keadaan bersih baik dari kotoran hadas maupun najis, karena akan memberikan kenyamanan  dan ketenangan, bahkan tidurnya pun termasuk ibadah, untuk itu berwudhulah ketika akan tidur sebagaimana wudhu untuk shalat dan berdoa sambil membaringkan lambung sebelah kanan, agar makanan yang ada dalam lambung berada pada posisi yang benar - benar mantap karena lambung terletak agak condong ke samping kiri.
    
 Sebagaimana dijelaskan dalam hadist berikut :
    "Dari khudzaifah r.a berkata, Rasulullah SAW. bila hendak merebahkan diri ditempat tidurnya di malam hari, beliau meletakkan tangannya dibawah pipinya, kemudian mengucapkan doa : bismikallahumma ahyaa wa amuutu ( dengan menyebut nama-Mu aku hidup ( bangun ) dan dengan menyebut nama-Mu pula aku mati ( tidur ). Dan apabila beliau bangun tidur, mengucapkan doa : alhamdulillahii ladzii ahyaanaa ba'da maa-amaatanaa wa ilaihin-nusyuur ( segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan ( membangunkan ) kami sesudah menidurkan ( mematikan ) kami, dan hanya kepada-Nyalah kami dibangkitkan kembali )." ( H.R. al - Bukhari )

       3.  Mengunci pintu dan jendelaserta menutup tempat minuman dan makanan

       Islam mengatur hal yang demikian ini agar kita merasa aman dan terjaga dari kemugkinan pencurian serta bahaya penyakit yang masuk ke dalam tempat minuman dan makanan yang disebarkan ole binatang atau bibit penyakit yang datang di malam hari.

Berdasarkan hadist Nabi SAW :

     "Dari jabir r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda, Tutuplah wadah-wadahmu dan ikatlah tempat airmu, dan tutuplah pintumu, dan padamkanlah lampu, karena setan tidak membuka ikatan atau pintu tertutup dan tidak membuka tutup wadah walaupun tiada dapat ditutup kembali kecuali dengan lidi yang diletakkan di atas tempat minuman dengan menyebut nama Allah, maka harus dikerjakannya, karena tikus jahat dapat terbakar api sehingga membakar seisi rumah." ( H.R. Muslim )

        4.  Berdoa ketika mendapat mimpi

      Etika bila seseorang mendapat mimpi hendaknya memuji kepada Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah, dan boleh menceritakannya kepada orang lain, karena sebenarnya mimpi tersebut datangnya dari Allah. Sedangkan apabila seseorang mendapatkan mimpi burukmaka hendaknya memohon perlindungan kepada Allah SWT dari pengaruh mimpi buruk tersebutdan jangan menceritakannya kepadasiapapun karena mimpi tersebut berasal dari setan yang dibisikkannya kepada seseorang yang sedang tidur.

Sebagaimana yang diterangkan dalam hadist Nabi SAW :

     "Dari Abi sa'id Al-khudri, bahwasanya ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda : Apabila seseorang diantara kamu bermimpi yang disukainya berarti mimpi itu datang dari Allah, maka hendaklah memuji Allah, dan apabila bermimpi yang tidak disukai, hal ini datang dari setan, maka hendaklah memohon perlindungan kepada Allah dan jangan menceritakannya kepada siapapun, niscaya mimppi tersebut tidak akan membahayakannya." ( H.R. al-Bukhari )

          5.  Berdoa ketika terkejut dari mimpi

       Apabila seseorang terjaga dari mimpinya pada tengah malam, disunnahkan untuk membaca doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah saw, dalam hadistnya : Apabila Rasulullah saw, terbangun dari tidurnya di malam hari, beliau selalu mengucapkan doa : Laa-ilaaha illallaahul waahidul qohhar, rabbus samaawaati wal ardhi wamaa bainahumal ;aziizul ghoffaar ( tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, Rabb penguasa langit dan bumi, serta yang ada diantara keduanya, Tuhan yang Maha Mulia dan Maha Pengampun." ( H.R. al-Hakim dari Aisyah )

         6.  Berdoa ketika bangun tidur

       Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt. yang telah membangkitkan kita dari tidur, hendaklah berdoa ketika bangun tidur seperti yaang telah diajarkan oleh Nabi dalam hadist berikut : "Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa-ilaihin nusyuur ( segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan ( membangunkan ) kami sesudah menidurkan ( mematikan ) kami, dan hanya kepada-Nya lah kami akan dibangkitkan kembali."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar