Islam memandang bahwa menuntut ilmu itu hukumnya wajib ( fardhu ) baik bagi muslim laki - laki maupun muslim perempuan sebagaimana yang ditegaskan oleh Rasulullah SAW. Dalam hadistnya :
"Mencari ilmu itu hukumnya wajib ( fardhu ) muslim laki - laki maupun muslim wanita."
Agar dalam menuntut ilmu ( belajar ) dapat berhasil dengan baik, hendaknya para penuntut ilmu baik pelajar, santri, maupun mahasiswa hendaklah kiranya memili etika yang benar sesuai dengan konsep Islam sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Ihya 'ulumiddin sebagai berikut.
1. Mensucikan bathin dan kerendahan budi dari sifat - sifat tercela
Allah SWT tidak akan menurunkan rahmat dan ilmu-Nya kepada orang orang yang berbuat maksiat kepada-Nya dan orang yang mempunyai sifat rendah, seperti marah, mengikuti hawa nafsu, dengki, busuk hati, ujub takabur dan lain sebagainya.
Bekata Ibnu Mas 'ud r.a bahwa : Tidaklah ilmu itu dengan banyak cerita, tetapi ilmu itu adalah nur illahi yang ditempatkan di dalam hati. Sedangkan hati itu adalah rumah dan malaikat tidak akan memasuki rumah yang didalamnya ada anjing, sedangkan sinar ilmu pengetahuan tidaklah di curahkan kepada Allah swt. selain perantaraan malaikat.
"Sesungguhnya yang takut kepada Allah dari para hambaNya ialah alim ulama ( orang yang berilmu )." ( Q.S. Fathir : 28 )
2. Mengkonsenttrasikan pikiran pada ilmu yang di pelajarinya
Seorang pelajar ( santri ) hendaknya mengurangi hubungannya dengan urusab duniawi atau menjauhkan diri dari keluarga dan kampung halaman. karena apabila pikiran itu terbagi maka kuranglah kemampuannya untuk mengetahui hakikat - hakikat yang mendalamdari ilmu pengetahuansebab segala hubungan ituakan mempengaruhi hati kepada yang lain.
Firman Allah swt :
"Allah tidak akan menjadikan bagi seorang manusia dua hati dalam rongga tubuhnya." ( Q.S. Al-ahzab : 4 )
3. Hormat dan patuh nasihat guru
Seorang pelajar hendaknya bersikap tawadhu' pada gurunya, mengharap pahala dan kemuliaan dengan berkhidmat kepadanya. Seorang pelajar tidaklah patut menyombongkan kepada gurunya dan termasuk sebagian daripada kesombongan itu ialah tidak mau belajar kecuali pada guru yang terkenal benar keahliannya.
Hadist Nabi SAW ;
"Tidakkah termasuk dari budi pekerti seorang mukmin merendahkan diri selain dalam menuntut ilmu."
4. Mempelajari ilmu secara berurutan dengan mendahulukan ilmu yang lebih penting
5. Mempelajari ilmu pengetahuan secara tertib menurut tingkatan - tingkatannya
6. Menghisa diri dengan akhlak terpuji
Seorang pelajar hendaknya menghiasi jiwanya dan mempercantikkannya dengan sifat keutamaan ( akhlakul karima ). Kemudian mendekatkan diri kepada Allah swt. Tujuan menuntut ilmu pengetahuan bukanlah untuk menjadi kepala atau pemimpin, memperoleh harta dan kemegahan, melawan orang - orang bodoh dan untuk membanggakan diri dengna teman teman, melainkan untuk mendekatkan diri kepada Nya.
Barangsiapa bertujuan kepada Allahswt. dengan ilmu pengetahuannya, ilmu pengetahuan apapun juga niscaya bergunalah baginya dan sudah pasti akan meninggikan derajatnya.
Firman Allahswt :
"Allah akan mengangkat derajat orang orang yang beriman di antaramu dan mereka yang diberi ilmu beberapa derajat." ( Q.S. Al Mujadillah :9 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar